~@ Intermezzo @~
Saturday, May 7th, 2005
Sepasang suami istri dalam perjalanan keluar kota dan karena jaraknya
lumayan jauh, mereka bermaksud menginap di sebuah hotel sebelum
meneruskan perjalanan keesokan paginya.
Akhirnya mereka menemukan Hotel yang cukup bagus walaupun
tidak berbintang dan bermalam.
Keesokan paginya ketika akan keluar hotel, mereka harus
membayar Rp 1.650.000,-
"Hah? Ini sih tarif hotel bintang. Nggak salah?" tanya si suami
terkejut.
Ia minta dipanggilkan manajer hotel dan memprotes tarif yang terlalu tinggi.
Setelah mendengarkan dengan penuh perhatian, si manajer
berkata,
"Hotel CJDW dilengkapi dengan kolam renang standar internasional,
ruang konferensi dan berbagai hiburan taraf internasional."
"Tapi kami sama sekali tidak memanfaatkan fasilitas yang Bapak sebut
tadi," kata si suami bersikeras.
"Salah Bapak sendiri. Fasilitas itu disediakan untuk dimanfaatkan,"
kata si manajer tak mau kalah.
Setelah tercenung sejenak si suami membuka dompetnya, mengeluarkan
uang Rp 100.000,- dan mengulurkannya kepada si manajer.
"Kok hanya seratus ribu?" tanya manajer.
"Karena Bapak harus membayar Rp 1.550.000.- untuk tidur dgn istri
saya."
"Tapi saya tidak tidur dengan istri Bapak…"
"Salah sendiri. Sudah tersedia semalaman, kenapa tidak
dimanfaatkan…"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Seorang gadis muda menemui pendetanya dan mengaku bahwa ia
takut
telah melakukan dosa kesombongan.
"Apa sebabnya kamu berpikir demikian?" tanya si pendeta.
"Karena setiap pagi ketika saya melihat pada cermin, saya selalu berpikir
alangkah cantiknya saya itu," jawab si gadis muda.
"Jangan takut, anakku," jawab pendeta meyakinkan.
"Itu bukan dosa,
itu hanya suatu kesalahan menilai diri."
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak
tersayangnya untuk
naik heli. Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena
sayang dengan anaknya ia-pun setuju.
Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang : "Naik bayar $ 100,
kalau anda bicara diatas nanti didenda $ 500 tapi kalau anda
tidak bicara
sepatah katapun akan saya kasih $ 1000."
Setelah setuju dgn perjanjian tsb, heli diterbangkan oleh pilot dengan
cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot
bilang ke bapak pelit tadi : "Wah anda hebat, tidak bicara sepatah
katapun"
Si bapak bilang : "Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut
didenda."
"Anda mau bilang apa?" kata si pilot
"Anak saya jatuh…."
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Seorang yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon tiba²
saja sudah
dikepung sekelompok primitif yang haus darah. "Oo… Tuhan matilah
aku…", gumamnya.
Tiba² dari langit diatasnya ada kilatan cahaya, dan
terdengar suara menggema :
"Tidak anakku…, ajalmu belum tiba. Ambillah batu
didekat kakimu itu dan pukul
kepala pemimpin mereka yang tepat berdiri di depanmu
itu".
Si penjelajah itupun mengambil batu dan menyerang pemimpin gerombolan itu,
dan memukulkan batu itu ke kepala si pemimpin sekuat
tenaga…
Dan si pemimpin itu mati seketika. Dia berdiri di atas mayat si pemimpin.
Seketika 100 orang primitif itu mengepungnya dengan muka sangat marah karena
melihat pemimpinnya terbunuh.
Kilatan dari langit itu muncul lagi dengan suara menggema :
"Nah… sekarang… baru ajalmu tiba anakku…"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Setelah mengawini seorang perempuan muda yang sangat cantik,
seorang
kakek-kakek berusia 90 tahun dengan bangga bercerita kepada dokternya
bahwa istrinya sedang hamil.
Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, "Kakek, Saya punya sebuah
cerita. Seorang lelaki dungu pergi berburu, tetapi karena dungunya ia malahan
membawa payung, bukannya senapan. Nah, di tengah hutan ia
dihadang
oleh seekor beruang besar. Kemudian ia menodongkan payungnya,
menembak si beruang, dan beruang itu mati seketika".
"Mustahil!!!" potong si kakek. "Pasti ada orang lain yang
menembak
beruang itu!" teriaknya lagi. "Tepat sekali," jawab si dokter
sambil memandang
sang kakek dengan prihatin.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Joni pergi ke sebuah bar. Melihat ada seorang perempuan
cantik sendirian, dia pun
menghampirinya dan mengajaknya ngobrol. Setelah berbincang
sana-sini, si perempuan
mengajak Joni ke apartemennya.Begitu memasuki kamarnya, Joni
melihat ada foto seorang
lelaki di atas meja dekat tempat tidur. Merasa kuatir, dia
bertanya, "Itu suamimu?"
"Bukan," jawab si perempuan.
"Atau kakakmu?"
"Juga bukan."
"Jadi pasti pacarmu."
Dengan tetap menggeleng,
si perempuan berkata,
"Bukan. Itu fotoku sebulan yg lalu…"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sepasang pengantin baru mengalami gangguan kesehatan. Setelah diperiksa dengan
teliti,
dokter menyimpulkan hal itu disebabkan frekuensi hubungan
seks yang terlalu tinggi buat mereka.
"Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan
seks kalian, tiga kali saja seminggu.
Untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan
hubungan intim hanya pada
hari yang berawalan dengan S, yaitu Senen, Selasa dan Sabtu," saran
dokter.
Akan tetapi pada malam ketiga si suami tidak tahan lagi. Ia mencumbu istrinya
yang sedang
tidur sampai terbangun.
"Hari apa ini Mas?" tanya si istri.
"Sumat."
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Seorang Pastor di Pasturan memanggil salah seorang Suster
untuk datang ke kamarnya,
dan beginilah dialognya:
Pastor: Suster, kemari saya ingin menunjukkan sesuatu pada anda.
Suster: Ya Romo, ada apa?
Pastor: Masuklah ke kamarku dan tolong tutup semua tirai jendela.
Suster: APA!!!????
Pastor: Saya bilang…………
Suster: Ya saya mendengar Romo, cuma saya nggak percaya apa yang Romo katakan.
Pastor: Benar, saya minta anda masuk ke kamar saya. (Walaupun dengan ragu-ragu
tetapi Suster menuruti apa yang diperintahkan oleh Bapak
Pastor)
Pastor: Duduklah di tempat tidur sini di sebelahku.
Suster: Maaf Romo, saya harus keluar dari kamar ini.
Pastor: Mengapa anda ragu-ragu, ayolah duduk disebelahku sini. (Dengan hati
berdebar-debar
akhirnya Suster duduk disebelah Pastor)
Pastor: Masuk ke dalam selimutku sini!!!
Suster: APA????!!!!
Pastor: Ayolah jangan ragu-ragu, nanti anda akan tahu….(Dengan perasaan takut
Suster
masuk ke dalam selimut bersama Bapak Pastur)
Pastor: Ayolah mendekat sini. (Dengan gemetaran akhirnya Suster mendekat juga)
Pastor: Lihatlah jam tangan G-SHOCK
Saya yang baru ini…..bisa NYALA !!!!!!!!




